Tutup Latsar CPNS, Bupati Supiori Tekankan ASN Bekerja Profesional Melayani Masyarakat

Sorendiweri - Bupati supiori menekankan pentingnya profesionalisme bagi ASN dalam bekerja melayani masyarakat untuk dapat membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme kebangsaan, dan membina karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab serta  memperkuat profesionalisme. Sebab, konsep ASN kini bukan lagi berperan untuk memerintah masyarakat melainkan melayani masyarakat. Terlebih bagi ASN generasi milenial yang semestinya mampu mengubah persepsi lama masyarakat terhadap ASN.

“Saya yakin dengan pembelajaran yang diperoleh selama pelatihan dasar (latsar) ini dapat memberikan manfaat bagi Masyarakat dan Instansi masing-masing”, kata Bupati Supiori, Yan Imbab saat penutupan Latsar (1/8).

Penutupan latsar ditandai dengan pelepasan tanda peserta oleh Bupati Supiori dan Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Supiori.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua, Kapolres Supiori, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Supiori, serta undangan lain.

Dalam sambutannya, Bupati Supiori megharapkan apa yang telah dirancangkan dalam pelaksanaan aktualisasi dapat memberikan kontribusi yang positif pada tempat tugas masing-masing.

"Jangan beranggapan bahwa mengikuti pelatihan dasar CPNS ini hanya merupakan formalitas untuk memenuhi persyaratan menjadi PNS saja,” tegas Bupati.

Dikatakannya, bagi guru-guru, dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan dampak positif bagi pendidikan siswa siswi di sekolah, juga bagi tenaga medis dimana peran dan fungsinya untuk melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh, dan juga CPNS yang berada di instansi pemerintah kabupaten supiori kiranya dapat diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat serta dapat menjadi kebiasaan.

“Dengan mengikuti latsar dan menyelesaikannya maka profesionalitas saudara juga meningkat serta tertanam karakter PNS yang kuat, yang nantinya menjadi bekal bagi saudara-saudara dalam menempuh perjalanan pengabdian bagi masyarakat”. pesannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat BKPSDA, Natan Rumbekwan S.Sos, dalam laporannya menyampaikan, latsar tahun ini diikuti 393 peserta yang terdiri dari CPNS golongan III sebanyak 233 peserta dan golongan sebayak 164 peserta yang mana terdiri dari petugas kesehatan, para guru, dan sejumlah instansti teknis.

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan penilaian panitia melalui rapat evaluasi akhir (30/7) menetapkan peringkat hasil CPNS 2018, dimana peringkat sangat memuaskan terdiri dari golongan III berjumlah 106 dan golongan II berjumlah 19 orang peserta, sementara itu peringkat memuaskan terdiri dari golongan III berjumlah 124 peserta dan golongan II berjumlah 137 peserta, terakhir bagi peringkat dengan nilai baik untuk golongan II berjumlah 3 peserta.

“Dua orang ditunda kelulusannya selama dua minggu sampai dengan menyelasaikan laporan aktualisasnya kepada penyelenggaran dan dua peserta dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kabid Diklat.

Dalam kesempanpatan yang sama, Kabid Diklat juga menyampaikan tujuan dari diselenggarakannya latsar tahun ini yaitu untuk membentuk ASN yang profesional dan berkarakter dimamana ASN dibentuk oleh sikap perilaku belanegara dan nilai-nilai dasar ASN serta pengetahuan tentang kedudukan dan peran ASN dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mampu menguasai bidang tugasnya dan dapat bekerja profesional dan melakukan pelayanan publik di lingkungan pemerintah kabupaten supiori secara efisien dan akuntabel.

Di akhir acara, Bupati Supiori mengucapkan selamat kepada para peserta dan berharap dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja pada birokrasi pemerintahan di Kabupaten Supiori.

“Teriring salam dan doa semoga sukses di tempat kerja masing-masing, kiranya Tuhan menyertai kita semua,” tutup Bupati. (Diskominfo/Alfin)