FGD Kolaborasi Mendukung Desa Wisata, Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Supiori
Sorendiweri — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Supiori menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Kolaborasi Mendukung Desa Wisata Guna Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi” pada Senin, 15 September 2025 di Aula Rapat Kantor Bappeda Supiori.
Kegiatan ini dihadiri lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan desa wisata sekaligus penguatan ekonomi kreatif di Supiori.
FGD ini dilaksanakan sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Supiori yang tengah mempersiapkan lomba desa wisata tingkat kabupaten tahun 2025. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menekankan pentingnya data dukung dari OPD terkait, termasuk sektor perikanan, pertanian, perdagangan, tenaga kerja, koperasi dan UKM, pemberdayaan masyarakat kampung, serta komunikasi dan informatika.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Supiori, Rafles Ngilamele, menegaskan bahwa pembangunan desa wisata tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antar sektor agar desa wisata tidak hanya menjadi destinasi, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi lokal.
“Pengembangan desa wisata akan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk mewujudkannya,” ungkapnya.
Melalui FGD ini, pemerintah daerah berharap setiap OPD dapat menyumbangkan data, program, dan langkah nyata untuk memperkuat promosi wisata berbasis digital, mendukung UMKM, serta mengembangkan potensi lokal yang berkelanjutan.
FGD ini juga menandai komitmen Kabupaten Supiori dalam menjadikan desa wisata sebagai strategi utama peningkatan daya saing daerah, sekaligus investasi jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (Diskominfo/Alfin)
