Bappeda Gelar Kick Off Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah 2025-2045

 

Sorendiweri – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Supiori menggelar kick of penyusunan rancangan awal rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045, Senin, (12/02/2024). Bertempat di Aula Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Supiori, acara dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Supiori, Dra. Ferra Wanggai, M.Si dan juga Pelaksana Tugas (Plt) Bappeda Kabupaten Supiori, Drs. Hasanuddin Nusi.

Dalam laporannya, Drs. Hassanuddin Nusi Menegaskan pentingnya penyusunan RPJPD ini dalam membangun Kabupaten Supiori yang berkelanjutan kedepannya selama 20 tahun.

“Kita memiliki tugas yang penting yaitu mengangkat isu-isu strategis dalam menjaring keinginan masyarakat Kabupaten Supiori dalam pembangunan 20 tahun kedepan,” ujar beliau.

Serupa dengan itu, Sekretaris daerah Dra. Ferra Wanggai, M.Si jika apa yang dilakukan sekarang merupakan bentuk usaha bagi generasi selanjutnya.

“Kita membuat rencana sekarang untuk persiapan anak cucu kita kelak dan ini merupakan momentum bersejarah yang mungkin tidak bisa lakukan lagi kedepannya sehingga kita berkesempatan merinci secara detail apa yang dibutuhkan Kabupaten Supiori Kedepannya,” kata beliau.

Lebih lanjut, Sekda Kabupaten Supiori saat membacakan sambutan Bupati Supiori menyampaikan bahwa RPJPD merupakan kewajiban dan memerintahkan kepada semua pimpinan OPD agar mengikuti kegiatan dengan baik, agar paham mekanisme penyusunan RPJPD secara maksimal.

Bangun diskusi secara produktif untuk menghasilkan isu-isu strategis yang merakyat berdasarkan tugas dan fungsi bidang yang tertuang pada Rencanan Induk Percepatan Pembangunan Papua, sesuai amanat OTSUS”, jelasnya.

Dalam acara tersebut hadir dari Bappeda Provinsi Papua serta unsur organisasi perangkat daerah di Kabupaten Supiori. Acara ini merupakan tahap awal dmulainya Penyusunan RPJPD Kabupaten Supiori Tahun 2025-2045 sehingga diharapkan seluruh unsur pemerintah dan non pemerintah dapat bersinergi dalam menyususn RPJPD. (Diskominfo/alfin)