ARTIKEL KEGIATAN

PEMETAAN KOPETENSI JABATAN FUNGSIONAL UMUM (JKN) ASN BERBASIS CAT TAHUN 2018 DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN SUPIORI

Pada hari kamis tanggal 15 November 2018, dilaksanakan kegiatan Pemetaan Kopetensi Pejabat pelaksana di lingkungan Pemerintah  kabupaten supiori yang dilaksanakan di SMA Negeri Mansoben yang di ikuti oleh 380 peserta ASN dari setiap OPD, yang mana peserta di bagi dalam 5 sesi pelaksanaan test kopetensi. Pelaksanaan kopentensi pemetaan jabatan pelaksana mengacu pada PERMENPAN nomor 38 tahun 2017, tentang Standar Kopentensi Jabatan Pelaksana dan PERMENPAN nomor 25 tahun 2015 tentang Nama – Nama Jabatan untuk Pelaksana ASN. Kepala BKN Daerah Kabupaten Supiori  Dra. Ferra Wanggai, M.Msi dalam penyampaiaanya diharapkan pelaksanaan kegiatan ini bukan biasa – biasa saja, tetapi memahami bahwa semakin kita bekerja semakin di tuntut proses nalar kita, untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat, khususnya ASN yang berada di kabupaten supiori. Pada sambutan  Bupati Supiori yang di sampaikan oleh Wakil Bupati Supiori Onesias Rumere,S.Sos.Msi, dalam rangka melakukan suatu kegiatan paket penting dalam pemetaan kopentensi jabatan fungsional Umum ASN yang berbasis CAT (Computer Asesmet Test), karena dunia sekarang dan kedepan teknologi itu penting bagi kita semua. Oleh sebab itu dalam membangun pegawai yang profesional yang punya kopentensi harus tingkatkan  melalui pemetaan. Pemetaan di maksudkan dalam secara dini kita semua pegawai yang punya kapasitas sebagai seorang ASN diwajibkan dalam satu Sistem Manajemen ASN dalam pengelolaan Penataan kepegawaian untuk menyiapkan diri dalam kopentensi untuk masuk kepada Jenjang – Jenjang jabatan kedepan. Oleh sebab itu pemetaan ini penting bagi kita semua. Lanjut dikatakan bahwa kita di PEMDA Supiori di perlukan Aparat yang berkualitas, tetapi yang menentukan hari ini dilakukan pemetaan siapa yang mampu kedepan dalam bersaing dalam pos – pos dalam pengembangan karir, dan ini semua dikembalikan kepada dasar pendidikan. Jadi kedepan sesuai dengan keahlian, profesi dan kemampuan tiap individu. Dan untuk kepentingan pembangunan SDM kedepan dalam menentukan kualitas SDM dan ASN diperlukan Pemetaan. Selain itu turut hadir Kepala Kantor Regional IX BKN Jayapura), Drs. Paulus Dwi Harjono,Map, dan ibu Helfiana Siregar, S.Ip. M.Si (Kabid Informasi dan Kepegawaian) dari BKN Regional wilayah IX Jayapura, memberikan gambaran kepada peserta yang mengikuti pemetaan kopentensi ada 2 bagian sub test. Sub test yang 1. peserta diperhadapkan pada tingkatan situasi kondisi kerja kita sehari – hari. Para peserta ASN diminta apa tindakan, tanggapan, respon, tindakan kita dan memili salah satu jawaban akan terlihat kemampuan atau pemahaman kita terhadap pekerjaan kita (tupoksi) dalam memberi jawaban dalam situasi apapun. Sedangkan Test yang 2. khusus melihat peserta lebih cocok di bidang apa atau cenderung kemana. Akhir dari test ini akan di berikan sertifikat : apa kekuatan kita dan apa kelemahan kita. Apa bila ada kelemahan maka perlu pengembagan diri. Hasil test ada 3 predikat yaitu :

 1.Nilai terbaik disebut potensial

 2. cukup potensial.

 3.kurang potensial. (Ts)

Kolom Pencarian

Link Website Terkait

    papua.jpg lpse.jpg bps.jpg

Kolom Download