ARTIKEL KEGIATAN

LAUNCHING CASH MANAGEMENT SYSTEM (CMS) KASDA KABUPATEN SUPIORI

Pada hari jumat 13 Desember 2019, telah dilaksanakan penandatanganan kerjasama antara Simda Keuangan dengan Bank Pembangunan Daerah Kabupaten Supiori yang dilaksanakan di halaman kantor BPKD kabupaten Supiori. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang trasparan dan akuntabel menuju birokrasi dan melayani. Koneksi Simda keuangan dengan CMS Bank Papua akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi serta dapat menekan kesalahan dan penyalagunaan dalam penerimaan dan pencairan kas daerah. CMS ini merupakan inovasi dari bank Papua dengan Simda Keuangan yang akan mengintegrasikan sistem pembuatan SP2D online dengan Simda Keuangan yang dikembangkan oleh BPKAD. Manfaat dari implementasi CMS ini adalah :

  1. Pencairan SP2D dapat dilakkukan tepat waktu tanpa pikirin ke Bank terlebih dahulu,
  2. Menguranggi resiko pengembalian berkas SP2D atau SP2D return yang dikarenakan adanya kesalahan nomor rekening atau nama rekening tujuan,
  3. Pemerintah daerah dapat memantau kondisi keuangan kas daerah secara rintime melalui rekening,
  4. Monitoring terhadap pengeluaran rekening kas daerah  dibank dapat dilakukan secara online dari kantor ke kas daerah pemerintah daerah.

Dengan adanya system CMS yang terintegrasi dengan Simda Keuangan secara otomatis pembayaran kepada pihak ketiga akan dilakukan sistem pembayaran non tunai, hal ini juga akan memperlancar transaksi pencairan SP2D. selanjutnya untuk mempercepat proses keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari RKUD ke rekening tujuan seperti rekening SKPD dan pihak ketiga dengan konsep penerapan kas online ini dilakukan dalam rangka mewujudkan pembayaran sesuai dengan Impres No. 10 tahun 2016 tentang aksi pencegahan dan anti korupsi dan surat edaran Mendagri No. 900/1866/SD/tanggal 17 April 2017, yang mengamanatkan bahwa pelaksanaan transaksi non tunai pada Pemerintah Daerah paling lambat dimulai 1 Januari 2018. Aplikasi ini akan menciptakan transaksi keuangan yang transparan dan akuntabel.

Terdapat tiga hal penting yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah agar proses secara online berjalan dengan baik :

  1. Semua pihak terkait para pejabat, ASN, Rekanan, dan masyarakat harus mendukung penggunaan transaksi non tunai, karena kedepan pembayaran dan pencairan Anggaran APBD wajib melalui Bank,
  2. Kosistensi dan implementasi kualitas data harus didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertujuan disiplin, rajin dan teliti,
  3. Secara berkala BPKD, inspektorat perlu melakukan reviuw atas berjalanannya system ini, untuk mengecek ulang dan memastikan apakah ada kabel sistem operasi atau kesalahan input.

Saat ini kita sudah memasuki era industri 4.0 dimana banyak proteksi kerjaan dan model bisnis.  teknologi informasi ini dimanfaatkan untuk memperbaiki proses birokrasi pemerintahan, sudah waktunya kita bekerja dengan cara baru yang tepat dan efektif. Demikian sambutan yang disampaikan oleh kepala BPKP Provinsi Papua Sueb Dahyadi pada kegiatan lauching CMS dikabupaten Supori.

Selanjutnya aplikasi cash daerah (CMS) adalah satu perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung aktivitas dan keakuratan kinerja pengeloaan keuangan daerah. CMS memberikan kemudahan kepada pengelola kas daerah dalam rangka menata usahakan keuangan daerah secara baik dan benar. Apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Supiori, saat ini adalah suatu kebanggaan yang luar biasa, dimana Pemda Kabupaten Supiori telah berhasil mewujdkan pengelolaan keuangan secara non tunai, hal ini akan segera terwujud yang direncanakan mulai bulan Januari 2020, Pemerintah kabupaten Supiori dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang terus melakukan Peningkatan Pelayanan kepada masyarakat dan dalam hal ini Bank Papua telah siap untuk melakukan kerjasama dalam memberikan pelayanan yang optimal terutama terkait dengan pembayaran gaji ASN Kabupaten Supiori maupun pemanfaatan lainnya. Peran dari bank papua dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama dalam pemberian pembiayaan dalam perekonomian khususnya usaha- usaha masyarakat Bank Papua siap mendukung. Demikian sambutan yang disampaikan oleh Direktur Bisnis Bank Papua Sadar Sembayang.

Selanjutnya menurut Bupati Supiori Drs.Jules F. Warikar,MM sebagai daerah pemekaran kita memiliki keinginan yang kuat untuk berkembang, seiring dengan kemajuan teknologi karena kita sadari kemajuan di era digital sekarang ini mendorong kita untuk harus bisa bersaing dengan daerah lain. Aplikasi ini membantu pemerintah  dalam melakukan transaksi pengelolaan keuangan daerah khususnya terkait transaksi pencairan SP2D dari rekening kas umum daerah ke rekening OPD dan rekening pihak ketiga. Dalam pelaksanaan aplikasi CMS ini akan terintegrasi dengan Simda yang dimiliki oleh BPKP dan CMS adalah aplikasi yang dimiliki oleh Bank Papua, oleh karena itu kedua aplikasi ini akan terintegrasi dalam system pengelolaan keuangan daerah yang kita manfaatkan sebagai sarana utama dalam transaksi keuangan. Dengan ditanda tanganinya perjanjian kerja sama antara pemerintah daerah dengan BPKP dan bank papua, maka secara resmi system aplikasi kas daerah dalam pengelolaan keuangan daerah sudah secara resmi dapat difungsikan. Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPKP provinsi Papua, Direktur Bisnis bank Papua, ibu Antonia Sarwom ( Sekretasis BPKAD Kota Jayapura), ibu Desi Wanggai (Kabid. Perbendaharaan Kota Jayapura), atas kerjasamanya dalam ikut serta membangun daerah Papua khususnya Kabupaten Supiori. Demikian sambutan Bupati Supiori pada kegiatan PKS dihalaman gedung BPKP kabupaten Supiori. (Teda.s)

 

Kolom Pencarian

Link Website Terkait

    dpmptsp.jpg papua.jpg lpse.jpg bps.jpg

Kolom Download