ARTIKEL KEGIATAN

KEGIATAN INTENSIFIKASI PENEMUAN KASUS KUSTA DAN FRAMBUSIA TAHUN 2018

Pada beberapa waktu yang lalu, di Hotel Sapuri telah dilaksanakan kegiatan intensifikasi penemuan kasus Kusta dan Frambusia melalui kampanye Eliminasi Kusta dan Eradikasi frambusia tahun 2018, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari, pada hari pertama kegiatannya mengenai Advokasi, sosialisasi dan pelatihan singkat dan pada hari kedua kegiatan pelatihan singkat bagi petugas kesehatan dalam pemeriksaan kusta dan frambusia.

Kegiatan intensifikasi penemuan kusta dan Frambusia oleh WHO digolongkan kedalam kelompok penyakit Tropis Terabaikan (NTD) yang ada di Indonesia. Pada penyampaiannya dr. Dyana Gunawan dari Kemenkes RI Dirjen P2P direktorat P2PML subdit PTML menyampaikan pada tahun 2017 jumlah pasien kusta terdaftar adalah 18.133 kasus sedangkan angka kasus kusta baru dilaporkan 8.501 kasus dengan angka prevalensi 0,701 per 10.000 penduduk (per Tribulan III tahun 2017). Angka kasus kusta baru di Indonesia pada tahun 2016 dilaporkan 16.826 kasus dengan angka prevalensi 0,71 per 10.000 penduduk ( per 30 April 2017). Angka tahun 2016 menjadikan Indonesia berada di peringkat ke-3 di dunia setelah India dan Brazil. Sesuai dengan peta jalan Program Pengendalian Kusta : Menuju Eliminasi Tingkat Provinsi, Indonesia memiliki target eliminasi kusta di seluruh provinsi pada tahun 2019 dan eliminasi kusta di seluruh kabupaten/ kota pada tahun 2024. Beberapa tantangan yang dihadapi Program Nasional Pencegahan dan Pengendalian Kusta seperti yang tertulis di peta jalan adalah dukungan kebijakan dan kemitraan, penemuan dan penatalaksanaan kasus, pencegahan cacat, peningkatan kapasitas petugas, pemberdayaan masyarakat dan orang yang pernah mengalami kusta dan pengobatan pencegahan. Strategi program nasional pencegahan dan pengendalian kusta dalam peta jalan adalah penemuan kasus dan pengobatan secara dini, pelayanan bagi orang yang pernah mengalami kusta yang terintegrasi dengan pelayanan umum, peningkatan kapasitas petugas kesehatan dalam pelaksanaan program nasional pengendalian kusta dan kesinambungan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam program nasional pengendalian kusta.

Penyakit tropis terabaikan lain yang juga mendapat perhatian dari pemerintah adalah frambusia. Indonesia merupakan negara penyumbang terbesar kasus frambusia di wilayah asia tenggara. Kemajuan ekonomi Indonesia, peningkatan dan pemerataan pendidikan serta kemajuan teknologi dalam pengobatan dan meningkatnya perilaku hidup bersih dan semakin terlokalisirnya penyebaran frambusia pada daerah tertentu. Laporan frambusia pada tahun 2016 menunujukan masih di temukannya 2.762 kasus (Per 31 Maret 2017) di Indonesia yang tersebar di 8 provinsi meliputi sumatra utara, Banten, Sul;awesi Tengah, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua. Pada tahun 2014, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Peta jalan Program Pengendalian Penyakit Frambusia menuju Eradikasi frambusia 2020 dan menetapkan Keputusan Menteri kesehatan nomor HK.02.02/MENKES/417/2014 tentang komite Ahli Eliminasi Kusta dan Eradikasi Frambusia. Tahun 2015 Menteri Kesehatan melalui Kepmenkes Nomor HK.02.02/MENKES/288/2015 tentang daerah Endemis frambusia menetapkan 74 kabupaten/ kota endemis frambusia yang tersebar di 19 provinsi. Untuk memperkuat langkah – langkah menuju eradikasi frambusia juga ditetapkan Kepmenkes Nomor HK.02.02/MENKES/ 113/2016 tentang komite ahli kejadian  Ikutan Pasca Pemberina obat Pencegahan masal frambusia  dan pada tahun 2017 dikeluarkan permenkes Nomor 8 tahun 2017 tentang Eradikasi frambusia. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petugas dan dokter dalam mengenali dan mendiagnosis kusta dan frambusia, selain itu meningkatnya kesadaran masyarakat akan penyakit kusta dan frambusia. Kegiatan ini di buka oleh Wakil Bupati Supiori Bapak Onesias Rumere,S.Sos,dan nara sumber dari Provinsi bapak Elihud Arobaya, SKM (Pengelola Program Kusta DinKes Provinsi Papua, dan Elia Y.Yeninar SKM (Pengelola Program Kusta dan Frambusia DinKes Supiori) yang diikuti oleh 60 peserta. (Ts).

 

Kolom Pencarian

Link Website Terkait

    papua.jpg lpse.jpg bps.jpg

Kolom Download